Laman

Sabtu, 12 Oktober 2013

Sinopsis 200 Pounds Beauty "Part 1"

Di suatu tempat, untuk kesekian kalinya seorang wanita bertubuh gempal mendatangi paranormal dengan maksud yang sama disetiap kedatangannya yaitu agar paranormal ini dapat membantunya untuk dapat memiliki laki-laki yang telah lama di taksirnya.


Wanita ini bernama Kang Hanna (Kim Ah Joong), hanna sengaja membawa foto laki-laki pujaannya itu, dengan harapan kali ini paranormal akan memberikan berita baik kepadanya. Tetapi, paranormal tetap berkata “ kedatanganmu tiap minggunya ke tempat ini, tidak akan dapat merubah apapun, karena hidupmu terlalu berat dan kamu tidak punya harapan sama sekali untuk mendapatkannya”.


Mendengar hal itu dengan wajah yang tertunduk hanna lalu berkata: “ jangan kasih tau aku, kalau aku mempunyai nasib yang buruk, karena kamu tidak akan pernah tau seperti apa nasibku yang sebenarnya”. Paranormal marah mendengar hal itu, lalu memukul meja dan  membuat hanna terkejut. “baiklah, aku akan membuatkanmu jimat, dan usahakan dia membawa jimat ini, tetapi, aku tidak bisa menjamin apa-apa. nah… ! ini gratis, bawa dan pergilah…! kata si paranormal”.



Namun hanna tidak langsung pergi, hanna bersikeras ingin mengucapkan terimakasih dengan membungkukkan badannya. tetapi, karena keadaan ruangan yang terlalu sempit, dan ditambah dengan tubuh hanna yang besar membuatnya menyenggol pintu dan terjatuh tepat diatas tinta yang ada di meja paranormal, maka otomatis cipratan tinta mengenai wajah sang paranormal. (Hahahhaah… ) sambil meringis paranormal berkata, “sebenarnya kamu bisanya apa sih…??? 
 

Kejadian berpindah ke rumah hanna, disini kita bisa melihat pekerjaan yang biasa hanna lakukan… (hahahhah… gag nyangka banget,..) ternyata si hanna ini pekerjaannya adalah pelayanan phone sex gitu… mungkin karena hanna mempunyai suara yang lembut kali yaaa, jadi yang terpikir hanya ini yang bisa dia lakukan. Sebenarnya jelas kelihatan, bahwa hanna tidak menikmati pekerjaannya ini, terbukti sambil melayani pelanggannya, hanna juga sempat-sempatnya merajut, atau bermain-main dengan boneka barbienya. Hanna melakukan pekerjaan ini untuk menambah pendapatannya. Karena hanna harus membantu biaya pengobatan ayahnya. 


Narasi Hanna:
Benar sekali, aku harus tetap bersembunyi seperti ini.. karena yang membuat orang senang adalah suaraku… Ahhhh,,, jangan salah paham dulu, karena pekerjaanku yang sebenarnya adalah seorang penyanyi”. J
Yaaaa… Pekerjaan hanna memanglah sebagai seorang penyanyi, tetapi bukan bernyanyi di atas panggung, melainkan bernyanyi di belakang panngung… hanna bernyanyi menggantikan suara seorang penyanyi yang sedang naik daun bernama Ammy… Ammy sebenarnya bukan seorang penyanyi, karena ammy sama sekali tidak bisa bernyanyi. Karena kecantikan wajah dan kemolekan tubuhnya ammy di bentuk oleh perusahaan sebagai seorang penyanyi lipsinc. Tentunya itu tidak diketahui oleh fans-fansnya.


Penampilan ammy berlangsung sukses, karena gerakan bibirnya sangat tepat dengan lagu yang dinyanyikan hanna. Dan ini membuat para fans sangat senang dan berteriak memanggil namanya.


Sementara itu, sambil terus bernyanyi di belakang panggung, pikiran hanna melayang membayangkan sang pujaan hati yang notebene nya adalah produsernya sendiri yang bernama Han Sang Jung (Jo Jin Moo).
Karena terlalu bahagia membayangkan sang produser, tanpa sadar hanna ikutan menari mengikuti irama music. Semakin lama tarian hanna semakin bersemangat yang membuat lantai di belakang panggung bergoyang dan berakibat pada jatuhnya hanna ke  bawah lantai. Karena di tempat hanna bernyanyi terpasang kamera, sontak membuat sang produser kaget dan langsung memerintahkan kepada ammy untuk menyudahi penampilannya dan segera berpura-pura berbalik ke belakang panggung dan dengan cepat mengarahkan penyanyi latar untuk mengambil alih suara hanna. 



Sang produser terus menerus memanggil-manggil nama hanna dengan earphonenya, “hanna-sshi.. hanna-sshi…! Kau mendengarkanku..??” mendengar suara sang produser memanggilnya, dengan semangat dan perjuangan hanna akhirnya dapat menggapai lantai, dan naik kembali ke atas. Hanna dengan segera membalas panggilan produsernya dengan mengatakan: “san jung-sshi, aku baik-baik saja”


Mengetahui bahwa hanna baik-baik saja, dengan sedikit marah sang produser kembali memerintahkan ammy untuk kembali ke depan panggung untuk melanjutkan penampilannya. Sebenarnya, keadaan hanna tidak baik-baik saja, terlihat dari wajah dan rambut yang sangat berantakan. Tetapi, dengan semangat hanna tetap melanjutkan nyanyiannya yang terhenti tadi. Penampilan ammy berakhir seiring dengan keluarnya semburan kembang api di panggung. Dan produser mendapatkan banyak sekali ucapan selamat, karena penampilan ammy yang luar biasa bagus.




Di belakang panggung, ammy segera mengampiri hanna sambil berkata kepada hanna:
Ammy: lelah ya…?
Hanna: menggelengkan kepala..
Ammy: dengan nada yang menyindir “makanya lainkali jangan pernah kamu menari lagi… ! hemmm…?!!!! kamu membuatnya jadi berantakan..!!
Hanna: tanpa merasa tersindir, hanna menjawab “aku menari mengikutimu, untuk membuatnya menjadi seperti nyata” Haaaaaaahhhh… !! Ammy  menjadi kesal mendengar perkataan hanna… 


Bersambung ke Part 2......

Tidak ada komentar :

Posting Komentar